Ketika Alam Terus Terluka, Mungkin Yang Perlu Dipulihkan Bukan Hanya Lingkungan Tetapi Juga Cara Manusia Memandang Kehidupan!

-
Banjir, kerusakan hutan, pencemaran, perubahan iklim, dan hilangnya keseimbangan alam sering dipandang hanya sebagai persoalan lingkungan.


Padahal, di balik semua itu terdapat persoalan yang lebih dalam: krisis kesadaran, krisis moral, dan krisis spiritual manusia modern.


Ketika alam hanya diperlakukan sebagai objek yang bisa terus dimanfaatkan, hubungan antara manusia, agama, dan lingkungan perlahan kehilangan maknanya.


Di sinilah agama perlu kembali hadir, bukan hanya sebagai sumber ritual, tetapi juga sebagai kekuatan yang membentuk cara hidup yang lebih bertanggung jawab.


Buku Ekoteologi: Rekonstruksi Relasi Manusia, Agama, dan Alam karya Eogenie Lakilaki mengajak pembaca melihat krisis ekologis dari sudut pandang yang lebih luas dan mendalam.


Buku ini membahas bagaimana nilai-nilai keagamaan dapat membangun kesadaran baru tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara Tuhan, manusia, dan alam.


Pembaca diajak memahami bahwa kepedulian terhadap lingkungan bukan sekadar tindakan sosial, tetapi juga bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual.


Melalui pendekatan akademik yang lahir dari kegelisahan sekaligus panggilan moral, buku ini membuka ruang refleksi tentang bagaimana agama dapat berperan dalam menjawab persoalan ekologis masa kini.


Buku ini cocok dibaca oleh mahasiswa, akademisi, tokoh agama, pemerhati lingkungan, pendidik, dan siapa saja yang ingin memahami hubungan manusia dan alam secara lebih utuh.


Saatnya melihat alam bukan hanya sebagai tempat hidup, tetapi sebagai bagian dari kehidupan yang harus dijaga bersama.


Miliki buku Ekoteologi dan temukan cara pandang baru untuk membangun relasi yang lebih harmonis antara manusia, agama, dan alam.

Sekilas Tentang Penulis

Eogenie Lakilaki merupakan penulis dan akademisi yang memiliki perhatian terhadap isu lingkungan, nilai keagamaan, serta hubungan manusia dengan alam.

Melalui pendekatan akademik dan reflektif, ia berupaya menghadirkan pemikiran yang mendorong agama agar berperan lebih nyata dalam menjawab krisis ekologis modern.

Dalam buku Ekoteologi: Rekonstruksi Relasi Manusia, Agama, dan Alam, Eogenie Lakilaki mengajak pembaca memahami bahwa kerusakan lingkungan bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga berkaitan dengan kesadaran moral dan spiritual manusia.
-

Cuplikan Isi

-
-
-
-

Spesifikasi

-
Judul buku : Ekoteologi

Penulis : Eogenie Lakilaki

Penerbit : Litnus

Halaman : xii + 154 Halaman

Ukuran : 15 x 23 cm

Sampul : Soft Cover

ISBN : 978-634-322-007-7

Bagaimana Buku ini Membantu Anda?


Membantu Anda memahami bahwa krisis lingkungan juga berkaitan dengan persoalan moral, kesadaran, dan spiritual manusia.
Membuka sudut pandang baru mengenai hubungan yang seimbang antara Tuhan, manusia, agama, dan alam.
Menjelaskan peran nilai-nilai keagamaan dalam membangun kepedulian serta tanggung jawab terhadap lingkungan.
Mengajak Anda melihat alam bukan hanya sebagai sumber daya, tetapi sebagai bagian kehidupan yang perlu dihormati dan dijaga.
Memperkaya bahan pemikiran bagi mahasiswa, akademisi, pendidik, tokoh agama, dan pemerhati lingkungan dalam membahas persoalan ekologis.

Testimoni Pembaca

“Buku ini membuka pemahaman bahwa persoalan lingkungan tidak dapat dipisahkan dari krisis moral dan spiritual. Pembahasannya sangat relevan untuk melihat kembali peran agama dalam merawat kehidupan.”
Dr. Maria Yuliana, M.Th. — Dosen Teologi
“Ekoteologi membantu saya melihat bahwa menjaga alam bukan hanya tanggung jawab sosial, tetapi juga panggilan etis. Buku ini memperkaya cara pandang saya dalam menjalankan kegiatan pelestarian lingkungan.”
Rafael Aditya Pranoto, S.Sos. — Aktivis Lingkungan
“Bahasannya reflektif sekaligus akademis. Buku ini cocok dijadikan bahan diskusi untuk menumbuhkan kesadaran ekologis di lingkungan pendidikan dan masyarakat.”
Yohanes Kristanto, M.Pd. — Pendidik dan Pemerhati Ekologi
“Saya mendapatkan perspektif baru tentang hubungan manusia, agama, dan alam. Buku ini membantu saya memahami krisis ekologis secara lebih utuh, bukan hanya dari sisi kerusakan fisik.”
Clara Novitasari, S.Hum. — Mahasiswa Pascasarjana
“Buku ini mengingatkan bahwa iman seharusnya hadir dalam tindakan nyata terhadap lingkungan. Isinya mendorong pembaca untuk membangun hubungan yang lebih bertanggung jawab dengan alam.”
Samuel Bastian, S.Th. — Pelayan Gereja

Berapa Harga yang Pantas untuk Buku ini?


Rp. 338.000



Hanya Untuk Anda

Diskon 50%


169 Ribu

Klik Tombol di Bawah Untuk Pemesanan Via WhatsApp Secara Otomatis Tanpa Harus Mengetik. Pesan Sekarang Juga Stok Terbatas!

-

SEBAGIAN KEUNTUNGAN AKAN DIGUNAKAN UNTUK

AKTIFITAS SOSIAL DAN DIWAKAFKAN PADA YANG BERHAK

MEMBELI SAMA DENGAN BERWAKAF

Garansi dan Pengiriman

-
Bisa COD / Bayar Di Tempat
Malas ke ATM dan tidak Punya Internet Banking..? atau Anda lebih nyaman bayar ketika barang sudah sampai? Tenang.. dengan berbelanja di toko kami, Anda bisa membayarnya setelah barang sampai alias COD. Transaksi Dijamin 100% AMAN!
-
Garansi Uang Kembali
Apabila barang yang di terima cacat / rusak / tidak sesuai gambar / tidak sesuai pesanan, bisa dikembalikan / direturn. Dan Garansi 100% Uang Kembali, jika barang tidak sampai.
Social Media
Alamat
PT. Sanampan Kaya Bahagia Sanampan Office, Kp. Tabrik Desa Sindanglaya No. 11 RT. 02 RW. 08 Kec. Karangpawitan Garut Jawa Barat
081776977168
081776977168
sanampanoffice@gmail.com
Metode Pengiriman
-
-
-
@2026 sanampanbook Inc.