Pernah merasa lelah menjalani hidup yang tampak “baik-baik saja”, padahal di dalam hati ada kebingungan yang tak terucap?
Anda tetap tersenyum, tetap berjalan, tetapi diam-diam merasa kehilangan arah.
The Life That’s Waiting karya Brianna Wiest hadir seperti teman yang duduk di samping Anda saat dunia terasa terlalu bising.
Dengan bahasa yang reflektif, hangat, dan sangat personal, buku ini mengajak Anda memahami bahwa kebingungan, patah hati, dan jeda bukan tanda kegagalan.
Itu adalah proses. Itu adalah cara hidup memanggil Anda untuk pulang pada diri sendiri.
Di dalamnya, Anda akan menemukan keberanian untuk berhenti memaksakan diri terlihat kuat. Anda diajak jujur pada rasa lelah, mengakui keraguan, dan mulai mendengarkan kebutuhan terdalam yang selama ini terabaikan.
Setiap halaman terasa seperti percakapan yang menenangkan, sekaligus membuka kesadaran baru tentang siapa diri Anda dan kehidupan seperti apa yang sebenarnya menunggu.
Buku ini bukan tentang perubahan instan. Ia tentang memahami bahwa pertumbuhan sering kali lahir dari ketidakpastian.
Tentang menerima bahwa tidak semua fase harus terlihat sempurna. Justru di sanalah kekuatan Anda dibentuk.
Jika Anda sedang berada di persimpangan hidup, merasa tertinggal, atau sekadar ingin memahami diri dengan lebih jernih, buku ini bisa menjadi ruang aman untuk bertumbuh.
Izinkan diri Anda berhenti sejenak, membaca, dan menemukan kehidupan yang selama ini menunggu untuk Anda jalani.
Miliki sekarang dan mulai perjalanan pulang ke diri sendiri.